Simbiosis dan mutualisme ; Jagung dan Kacang Tanah di Kebun Organik Lembah Batu Sofa Cijulang

Jagung dan Kacang Tanah di kebun organik, 07/12/2025

Minggu, 7 Desember 2025. Lembah Batu Sofa Organik Ecolodge memberikan pembelajaran kepada kita tentang bagaimana Pertanian organik mengajak kita untuk belajar dari alam. Bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan dan harmoni dalam sebuah kehidupan untuk keberlanjutan.

Tumpang sari antara jagung dan kacang tanah adalah suatu hubungan simbiosis mutualisme yang saling berbagi peran dan manfaat . Kacang tanah memberikan manfaat berupa fiksasi nitrogen dari udara untuk memenuhi kebutuhan unsur hara nitrogen yang dibutuhkan oleh jagung (yang rakus nitrogen) sementara jagung lebih tinggi menyediakan naungan bagi kacang tanah yang lebih toleran naungan dan membantu menekan pertumbuhan gulma.

Manfaat bagi Jagung (Penerima Benefit):

  • Sumber Nitrogen:ย Kacang tanah, sebagai legum, bersimbiosis dengan bakteriย Rhizobiumย di akarnya untuk mengikat nitrogen bebas dari udara, lalu menyediakannya ke tanah dan tanaman jagung di sekitarnya, mengurangi kebutuhan pupuk nitrogen.
  • Peningkatan Hasil Panen:ย Ketersediaan nitrogen ini meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen jagung secara signifikan, bahkan dapat setara dengan pemupukan nitrogen buatan.ย 

Manfaat bagi Kacang Tanah (Pemberi Benefit):

  • Naungan:ย Jagung yang tumbuh lebih tinggi memberikan naungan parsial, yang disukai oleh kacang tanah, terutama pada fase awal pertumbuhan.
  • Pengendalian Gulma:ย Tumpang sari ini membantu menekan pertumbuhan gulma karena kanopi jagung dan kacang tanah menutup tanah lebih baik daripada monokultur, mengurangi persaingan gulma.ย 

Bagaimana Saling Menguntungkan (Mutualisme):

  • Jagung mendapat nutrisi penting (nitrogen) yang sulit didapatkannya sendiri dari udara, yang langsung meningkatkan produksinya.
  • Kacang tanah mendapat kondisi tumbuh yang lebih baik (naungan, sedikit persaingan gulma) dan juga membantu meningkatkan hasil tanaman utamanya (jagung), yang berarti lahan lebih produktif secara keseluruhan.ย 

Pola tanam ini adalah contoh nyata agroekologi organik yang berkelanjutan karena meningkatkan keanekaragaman hayati mikroba, efisiensi lahan, dan produktivitas pertanian tanpa bergantung pada pupuk kimia.ย  By Rasdi Wangsa

More Articles & Posts