Sekapur Sirih
Sejak awal ketika memulai langkah membangun kesadaran untuk melakukan sesuatu—mewujudkan visi dan misi jaringan ini—kita sebenarnya telah berhadapan dengan realitas bahwa rasa percaya diri kita belum cukup kuat untuk menyatakan bahwa kita mampu mencapainya.
Bergulat dalam jaringan ini ibarat merintis sebuah trail baru; sebuah jalur yang belum pernah ditapaki, sementara sebagian dari kita sebelumnya berjalan pada trail lain yang alurnya lebih jelas dan didukung fasilitas yang memadai. Karena itu, tidak mengherankan jika pada usia yang ketujuh ini, JKTI belum menunjukkan greget yang signifikan dalam dunia pergerakan jaringan ornop di Indonesia, terutama terkait sejauh mana visi dan misi dapat diwujudkan.
Masih sangat dibutuhkan kerja bersama untuk menumbuhkan keyakinan bahwa kita mampu menempuh rute baru tersebut. Lebih penting lagi, kita perlu menepis keragu-raguan yang menjadi bayang-bayang dalam perjalanan ini.
Catatan tertulis ini pun disadari belum memadai untuk menampilkan potret utuh atas semua hal yang terjadi dalam rentang 1999–2005. Oleh karenanya, proses diskusi, refleksi, dan evaluasi yang lebih mendalam dan terbuka menjadi sangat penting agar kita benar-benar dapat menangkap pembelajaran berharga dari perjalanan panjang tersebut.
Akhirnya, mari kita simak bersama catatan sederhana ini. Pesannya jelas: gali seluas dan sedalam mungkin makna yang tersimpan di dalamnya, karena sesungguhnya banyak makna yang tersembunyi di balik hal-hal yang tampak di permukaan. Kita pun dituntut untuk jujur mengungkapkannya, meskipun pahit.
Dengan segala kekurangannya, inilah rona JKTI yang bisa saya sajikan untuk kita semua.


