Laporan Forum Anggota Nasional (FAN) JKTI – 9 Februari 2025

Pembukaan Kegiatan

Pada Minggu, 9 Februari 2025, kegiatan FAN 2025 diselenggarakan di ArtWork Co-Working Space, Jl. Jenderal Sudirman No. 43, Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur.

Mulai pukul 09.00 WITA, peserta offline mulai berdatangan, dimulai dari Sarmiah (Perkumpulan Padi), disusul oleh Rudi Redhany, Faisal Kairupan, Aida, Eka, Ibu Rita (ASITA Balikpapan), dan Edi Mangopo dari Samarinda.

Pada pukul 10.00 WITA, acara dimulai dengan dipandu oleh Faisal Kairupan sebagai pimpinan sidang sekaligus moderator. Kegiatan berlangsung secara hybrid (offline–online).


Isi Kegiatan FAN 2025

1. Presentasi dan Sesi Berbagi

Sesi utama dimulai dengan:

  1. Laporan Perkembangan JKTI – Rasdi Wangsa
  2. Sharing Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekowisata Berbasis Tradisi – Basuki Antariksa (BRIN)
  3. Sharing Program Pariwisata Balikpapan – ASITA/HPI Balikpapan (Ibu Rita Susanti)
  4. Sharing Gagasan Pengembangan Ekowisata Berbasis Tradisi – Rudy Redhani

Catatan penting dari Rahmina (via WhatsApp) antara lain:

Peran Pariwisata dalam Kerangka JKTI

Selain aspek profit, pariwisata berperan sebagai media untuk:

  • Melindungi dan memperkenalkan kearifan, budaya, dan kekayaan genetik komunitas.
  • Mendukung ekowisata: konservasi mangrove, padang lamun, terumbu karang, hutan, dan lahan sebagai livelihood.
  • Menjadi sarana pendidikan untuk membangun kesadaran pelestarian alam dan budaya.

Kebijakan yang Relevan dengan Peran JKTI

  • UU No. 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan
  • PP No. 56/2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal
  • Perpres No. 115/2024 tentang RIPK 2025–2045
  • Perpres No. 114/2022 tentang Strategi Kebudayaan
  • PP No. 87/2021 tentang Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan
  • Perda Prov. Kaltim No. 10/2022 tentang Pemajuan Kebudayaan

Usulan Pembahasan Lanjutan JKTI

JKTI bisa terlibat dalam:

  • RanPermenBud terkait pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan oleh perusahaan besar dan pihak asing (terkait KI Komunal).
  • Identifikasi lokasi wisata yang dapat didampingi dan strategi pendanaan melalui APBD, APBDes, atau dana non-proyek.

Diskusi Lanjutan (Offline)

Dilaksanakan pukul 14.00–17.00 WITA di kafe tepi Pantai Klandasan.

Kesimpulan Diskusi Offline

  1. Pembentukan Lembaga Bisnis Ekowisata Tradisi
    • Akan dibentuk PT Ecotrade Indonesia.
    • Manajer pertama yang disepakati: Faisal Kairupan.
    • Domisili PT: Kota Balikpapan.
  2. Daftar Paket Wisata Potensial JKTI
    (disusun sesuai tabel yang diberikan)
NoNama PaketLokasiKeteranganKontak
1Amazing Sunset Balikpapan BayPantai Seraya, Balikpapan1D1N, Sunset Dinner, Homestay/Camp, Tari SunriseFaisal
2Traditional Wooden Boat SunsetTeluk BalikpapanHalf Day, Sunset Dinner in BoatFaisal
3Bamboo WanaDesa (Kaltim)10 jenis bambu, edukasi + campFaisal
4Kebun Meranti Camping GroundKaltimWisata edukasi, bird watchingFaisal
5Sungai WainKaltimHutan, pengamatan malam, camp, kerajinan kayu, musik tradisi, ecoprintFaisal
6IKN & Mangrove TourBalikpapanPembangunan IKN & ekosistem mangroveFaisal
7Juaq Asa FestivalKutai BaratPanen raya padi ladang & kesenianEdi Mangopo
8Mului AdventurePaserCamping & Pendakian Gunung LumutAida
9MAC MalarisKalselCamp riversideRudy Redhani
10Lopus Tomun TraditionLamandau, KaltengTari Bagondang, bamboo raftingRudy Redhani
11Lampung Coffee FestivalLampungTradisi petani kopi organikNovi
12Danau Sentarum Traditional FishingKalbarPenangkapan ikan organikAnnas
13Merauke Adventure Traditional Camp (MAT)PapuaRumah adat tradisional & campingIkhsan

Daftar Peserta FAN 2025

Peserta Offline

  1. Rasdi Wangsa
  2. Udur
  3. Edi Mangopo
  4. Faisal Kairupan
  5. Sarmiah – Balikpapan
  6. Aida – Balikpapan
  7. Eka – Balikpapan
  8. Rita – ASITA Balikpapan
  9. Ikhsan Mentong

Peserta Online

  1. Basuki Antariksa – BRIN Jakarta
  2. Ardi Pratama – Pangkalan Bun
  3. Budi Baskoro – Pangkalan Bun
  4. Annas Nasrullah – Pontianak
  5. Rahmina – Balikpapan
  6. Novita – Lampung
  7. Suwarno – Berau
  8. Fachruddin – Berau
  9. Ahmad Fatah – Perkumpulan Kitiran – Berau
  10. Arif – Putussibau, Kalbar
  11. Anton Waspo – Bogor

KESIMPULAN UMUM

  1. JKTI akan melakukan advokasi kebijakan terkait isu kearifan tradisional.
  2. JKTI akan mengembangkan sayap bisnis untuk membangun kemandirian gerakan.

Catatan Penting ke Depan

Sebagai bagian dari Sekretariat Nasional, terdapat beberapa catatan strategis untuk pengembangan JKTI:

  1. Merumuskan kembali visi dan misi jaringan agar lebih jelas untuk perencanaan program.
  2. Membangun mekanisme kerja jaringan yang lebih efektif.
  3. Mengaktifkan media komunikasi seperti milis dan forum pertemuan rutin wilayah.
  4. Membentuk badan hukum jaringan, kemungkinan berbentuk perkumpulan, agar dapat mengakses sumber pendanaan lebih luas.
  5. Menggalang pendanaan swadaya, termasuk mekanisme pengembangan dana jaringan.

Masih banyak yang perlu dibenahi dan diperkuat. Kerja keras dan semangat kebersamaan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi dan misi JKTI.


Bogor, 14 April 2002
Salam Kearifan,

(Rasdi Wangsa)
Koordinator Nasional

More Articles & Posts